Pada studi ini dibahas mengenai cara kerja algoritma rule induction dalam pembangkitan aturan otomatis pada logika fuzzy untuk melakukan proses segmentasi kemampuan pemrograman mahasiswa IT PENS-ITS. Rule induction membuat basis pengetahuan dari aturan ’if-then’ fuzzy mendeskripsikan satu atau lebih perilaku di dalam jumlah data yang besar. Fuzzy rule induction meliputi 3 proses, deskripsi model variabel, pembangkitan kandidat aturan-aturan, dan pemilihan kumpulan aturan akhir. Hasilnya adalah membentuk hubungan fuzzy dalam bentuk aturan ’if-then’. Proses segmentasi yang dilakukan menggunakan logika fuzzy. Dalam program yang telah dibangun mampu menunjukkan hasil segmentasi berdasarkan parameter yang berlaku di PENS-ITS, maka diketahui bahwa kategori Good selalu memperoleh prosentase terbesar. Artinya kualitas kemampuan pemrograman mahasiswa termasuk dalam kategori Good. Berikut ini adalah hasil segmentasi kemampuan pemrograman secara keseluruhan dalam tiga periode : kategori Poor = 2.42 %, kategori Fairly Good = 5.66 %, kategori Good = 71.96 %, dan kategori Excellent = 19.94 %. Kata kunci : aturan otomatis, rule induction, segmentasi, logika fuzzy
Nama : Arna Fariza S.Kom, M.Kom, Entin Martiana K. Skom, M.Kom, Helty Widyastuti
Email : arna@eepis-its.edu
Kategori : COMPUTATION & INFORMATION SYSTEM
Institusi : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS)